JF-17 THUNDER!! JET MURAH BERKUALITAS KERJA SAMA PAKISTAN & CHINA!!

Joint Fighter-17 thunder atau yang lebih dikenal dengan JF-17 merupaka pesawat Jet tempur ringan yang dikembangkan oleh militer Cina dan Pakistan. Myanmar adalah negara pertama yang membeli pesawat tempur JF-17 Thunder dan Saat ini, Myanmar telah memesan 16 unit JF-17 Thunder senilai sekitar US$250 juta dan sudah mulai diterima oleh Angkatan Udara Myanmar. Dengan harga unit saat ini sekitar US$ 25 juta atau lebih murah daripada tank AMX 56 buatan Prancis yang seharga US$ 27,5 juta. Myanmar menandatangani kontrak untuk memesan 16 JF-17 Thunder dari Cina sejak tahun 2015. Anehnya, alih-alih membayar sebesar US$25 juta / unit, Myanmar hanya membayar US$ 16 juta / unit atau setengah lebih dari harga tank Prancis, yang tercatat sebagai jet tempur termurah di dunia. Dengan demikian, total nilai kontrak untuk 16 jet tempur Thunder hanya lebih dari US$250 juta. Jumlah ini hanya cukup untuk membeli 3 unit F-16 Block 70/72 buatan AS atau 3 Su-30SM buatan Rusia. Pengamat mengatakan bahwa untuk merangsang pembelian pesawat ini, China setuju dengan harga yang lebih murah untuk mempromosikan citra JF-17 di pasar ekspor. Meskipun diiklankan dengan banyak fitur luar biasa dan harga yang mengejutkan rendah, tetapi sejauh ini selain dari Pakistan sebagai negara berkembang, Myanmar adalah satu-satunya negara yang memesan jet tempur ini. Meskipun Beijing telah berulang kali menyatakan bahwa ada lusinan pelanggan yang menunjukkan minat dan bersiap untuk membeli JF-17, sejauh ini tidak ada pelanggan baru yang terungkap. Joint Fighter-17 (JF-17) Thunder juga dikenal sebagai Fighter China-1 (FC-1) Kiao Long di Cina, adalah pesawat tempur serba guna satu kursi yang dikembangkan oleh Tiongkok dan Pakistan berdasarkan tempur J-7 (MiG-21 Uni Soviet). Pesawat ini melakukan penerbangan pertamanya pada Agustus 2003, dan diperkenalkan pada Maret 2017. JF-17 menggunakan mesin RD-93 buatan Rusia, China juga mempelajari dan memproduksi mesin WS-13, tetapi dianggap tidak stabil. Mengenai sistem senjata, JF-17 dilengkapi dengan 7 tiang senjata yang dapat membawa hingga 3,4 ton senjata termasuk rudal udara-ke-udara dan rudal anti-kapal dan juga dilengkapi dengan senapan mesin laras ganda. JF-17 dilengkapi dengan radar yang dapat melacak 10 target dan meluncurkan rudal ke 2 target secara bersamaan. Jangkauan deteksi target di depan pesawat lebih dari 75 km dan di belakang 35 km, sedangkan deteksi target di permukaan laut berjarak 135 km.
  • 0 Hits